Tag Archives: arnel hendri

Alat-alat Optik


Alat-alat Optik

Alat-alat optik adalah semua alat yang dapat digunakan untuk membantu melihat. Misalnya:

  1. mata,
  2. lup,
  3. mikroskop,
  4. Teropong/teleskop,
  5. Periskop

Di bawah ini adalah sebuah video terkait dengan gambar alat-alat optik.

Video beberapa alat-alat optik

Iklan

Rangkaian Listrik Arus Searah (DC)


Rangkaian Listrik Arus Searah

A. Hukum Ohm

Hukum Ohm 1

Dari gambar di atas, . Beda potensial/tegangan antara titik A dan B sebanding dengan besar kuat arus dan sebanding dengan besar hambatan listrik.

Hukum Ohm:

Kuat arus yang melalui suatu konduktor ohm adalah sebanding (berbanding lurus) dengan beda potensial antara ujung-ujung konduktor asalkan suhu konduktor tetap.

persamaan hkm ohm

 

B. Hukum Kirchoff 1

Jumlah arus yang masuk titik cabang sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik cabang. Secara matematis dapat ditulis:

 

hkm kirchoff 1

Contoh Soal:

  1. Tentukan I4

hkm 1 kirchoff b

2. Tentukan I4

hkm 1 kirchoof

C. Rangkaian Seri

rangkaian seri

Perhatikan gambar di atas!

Kuat arus yang melewati R1 , R2 , R3 adalah sama yaitu I.

Pers. r seri

D.   Rangkaian Parallel

rangkaian parallel

Pers. r parallel

E.   Gaya Gerak Listrik (GGL)

Tegangan jepit - ggl

Gaya gerak listrik (GGL) adalah beda potensial di antara ujung-ujung baterai ketika belum mengalirkan arus listrik (ketika saklar masih terbuka).

F. Tegangan Jepit

Tegangan jepit - ggl

Tegangan jepit adalah beda potensial/tegangan diantara ujung-ujung baterai ketika baterai telah mengalirkan arus listrik ( ketika saklar tertutup).

Persamaam Tegangan Jepit

G   Hukum Kirchoff 2

Di dalam sebuah rangkaian tertutup, jumlah aljabar gaya gerak listrik (E) dengan penurunan tegangan (IR) sama dengan nol.

Perhatikan gambar berikut!

hkm 2 kirchoof satu loop

Secara matematis dapat ditulis:

khm kirchoff 2 satu loop

Penggunaan Hukum II Kirchhoff adalah sebagai berikut:

  1. Pilih rangkaian untuk masing-masing lintasan tertutup dengan arah tertentu. Pemilihan arah loop bebas, tapi jika memungkinkan diusahakan searah dengan arah arus listrik.
  2. Jika pada suatu cabang, arah loop sama dengan arah arus, maka penurunan tegangan (IR) bertanda positif, sedangkan bila arah loop berlawanan arah dengan arah arus, maka penurunan tegangan (IR) bertanda negatif.
  3. Bila saat mengikuti arah loop, kutub sumber tegangan yang lebih dahulu dijumpai adalah kutub positif, maka gaya gerak listrik bertanda positif, sebaliknya bila kutub negatif maka penurunan tegangan (IR) bertanda negatif.

Contoh soal :

1.    Suatu rangkaian seperti ditunjukkan pada gambar 5.10, dengan hukum Kirchhoff II hitunglah arus yang mengalir dalam rangkaian tersebut.

contoh soal rangkaian satu loop

 

penyelesaian contoh soal satu loop

H. Hukum Kirchoff Pada Rangkaian dua Loop

Perhatikan gambar berikut!

RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH DENGAN LOOP

Berdasarkan hukum Kirchoff  1, diperoleh:

penyelesaian rangkai dua loop dengan hukum kirchoff

penyelesaian r 2 loop dgn hkm kirchoof 2

penyelesaian r 2 loop dgn hkm kirchoof 3

I. Penyelesaian Rangkaian Dua Loop dengan Hukum Kirchoff dan Tegangan antara Dua Titik.

RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH 200 % GBR PERNURUNAN RUMUS KHUSUS

dua loop k1

dua loop k2

dua loop k3

 

 

mengukur besaran panjang dengan mikrometer sekrup dan jangka sorong


Assalamualaikum wr wb..

Materi Fisika yang akan saya bahas pada saat ini adalah Pengukuran.

Saya akan memperkenalkan alat ukur besaran panjang.

Berikut beberapa alat ukur besaran panjang:

  1. Jangka Sorong
  2. Mikrometer Sekerup
  3. Mistar/rol

Jangka Sorong

Ada beberapa jangka sorong berdasarkan Nilai Skala Terkecil (NST)-nya:

1.Jangka sorong dengan nilai skala terkecil (NST) 0,1 mm

Jangka sorong ini memiliki jumlah skala nonius 10 skala dengan panjangnya 9 mm. Sehingga jarak antara dua skala nonius ini adalah 0,9 mm dan selisih antara dua skala utama dan dua skala nonius adalah 1 mm – 0,9 mm = 0,1 mm. Ini lah yang dikatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). Jangka sorong ini sudah jarang kita temui sekarang karena sudah muncul jangka sorong yang lebih teliti yaitu jangka sorong dengan NST  0,02 mm dan 0,05 mm.

2.jangka sorong dengan nilai skala terkecil (NST) 0,05 mm

Jangka sorong dengan NST 0,05 mm dua macam:

  • Jangka sorong dengan NST 0,05 mm dengan jumlah skala nonius 20 dan panjang 20 sklala tersebut 19 mm.

Jarak antara dua skala nonius ini adalah 19 mm/20 = 0,95 mm. Sehingga selisih jarah dua sklala nonius dan dua skala utama adalah 1 mm – 0,95 mm = 0,05 mm. Inilah yang di sebut dengan NST.

Contoh:

jangka sorong 7

Jangka sorong dengan NST 0,05 mm dengan jumlah skala nonius 20 dan panjang 20 sklala tersebut 39 mm.

Silakan lihat video pengukuran dengan jangka sorong dari link di  bawah ini!

Mengukur besaran panjang dengan menggunakan jangka sorong NST 0,05 mm

Jarak antara dua skala nonius ini adalah 39 mm/20 = 1,95 mm. Sehingga selisih jarah dua sklala nonius dan dua skala utama terdekat adalah 2 mm – 1,95 mm = 0,05 mm. Inilah yang di sebut dengan NST.

Contoh:

jangka sorong 0.05 6

3. Jangka Sorong dengan nilai skala terkecil (NST) 0,02 mm

Jarak antara dua skala nonius ini adalah 49 mm/50 = 0,98 mm. Sehingga selisih jarah dua sklala nonius dan dua skala utama adalah 1 mm – 0,98 mm = 0,02 mm. Inilah yang di sebut dengan NST.

Perhatikan gambar di bawah ini!

jangka sorong nst 0,02 mm dari wikimedia

4. Jangka Sorong Digital

Perhatikan gambar berikut!

jangka sorong digital

Mikrometer Sekrup

Perhatikan gambar di bawah ini!

Mikrometer-Sekrup

Mikrometer sekrup memiliki NST 0,01 mm

Mikrometer sekrup menggunakan prinsip bidang miring yang mengelilingi kulit suatu silinder sehingga pertambahan atau pengurangan celah secara teratur  pada mikrometer.

Ada 50 skala  yg mengelilingi kulit silinder yang dapat berputar.  Skala ini disebut skala nonius. Ukuran skalanya dibuat dengan sama panjang.

Jika kita kulit silinder kita putar satu putaran berlawanan arah dengan arah jarum jam, maka terbentuk celah sebesar 0,5 mm. Dua putaran terbentuk celah 1 mm. Jika satu skala nonius kita geser berlawanan arah dengan arah jarum jam, maka akan terbentuk celah 1/50 x 0,5 mm= 0,01 mm.

Contoh:

mocrometer sekrup 2

Saya sebagai penulis membuat gambar-gambar Fisika dengan menggunakan program aplikasi corel draw. Sehingga gambar-gambar Fisika dapat dibuat lebih baik dan siswa dapat memahami jangka sorong dan mikrometer sekrup dengan baik. Dan semangat atau motivasi siswa bertambah dengan dibuktikan dengan belajarnya semakin menyenangkan dan mengasyikkan dan tentu hasil belajarnya semakin meningkat.

Silakan diambil materinya dari link di bawah!

pengukuran

Semoga bermanfaat!

Amiin