JGFI


JGFI (Jurnal Guru Fisika Indonesia) merupakan jurnal ilmiah guru Fisika Indonesai di bidang Fisika dan Pendidikan Fisika yang diangkat dari hasil penelitian dan Kajian Pustaka. Jurnal ini akan diterbitkan 2 kali setahun, yaitu pada bulan November (untuk periode November – April) dan bulan Mei ( untuk periode Mei – Oktober)

SK no. 005.24775878/JI.3.1/SK.ISSN/2015.12

11 Desember 2015

(Mulai edisi Vol.1, No.1 November-April 2015)

 Pelindung

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat

Dekan Fakultas FMIPA Universitas Negeri Padang

Ketua Jurusan Fisika UNP

Penanggung Jawab

Ketua MGMP Fisika Provinsi Sumbar

Pimpinan Redaksi/Pengelola

Arnel Hendri, S.Pd.,M.Si.

Wakil Pimpinan  Redaksi

Hendra Arinal, S.Pd.,M.Si.

Martin,M.Pd.

Mitra Bestari/ Penyunting Ahli

Dr. Yulikifli.M.Si

Yohandri.M.Si. Ph.D

Dr.Ahmad  Fauzi.M.Si

Drs.Asrizal.M.Si

Dra.Yenni Dervina.M.Si

Penyunting Pelaksana

Dra.Murtiani Kari, M.Pd

Dra.Hidayati, MS

Drs.Erizal, M.Si

Gema Eferko Putri, S.Pd.

Nursyamsi, SP.,S.Pd.

Anggota

Seluruh anggota MGMP Fisika Provinsi Sumatera Barat

Alamat Pimpinan Redaksi/Pengelola

Jl. DR. M. Hatta No.5 RT 03 RW 02 Kelurahan Pasar Ambacang

Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji 25152

 Handphone/WA : 085272437981

Email : arnelh71@gmail.com

Penerbit

Forum MGMP Fisika Provinsi Sumatera Barat

Baca lebih lanjut

Kisi-kisi Pra UN Fisika SMA/MA Tahun 2016


Kisi-kisi Pra UN Fisika SMA/MA Tahun 2016

Kisi-kisi UAS Ganjil Fisika T.P 2015-2016


Assalamualaikum wr wb…

Selamat pagi semua…..

Beberapa minggu lagi ( kira-kira minggu kedua Desember 2015 ) Siswa dari semua tingkat satuan pendidikan akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Tentunya semua siswa sangat mengharapkan adanya acuan untuk belajar. Salah satu acuan dalam belajar adalah kisi-kisi UAS Ganjil T.P 2015-2016 Tingkat Satuan Pendidikan  SMA. Berikut ini saya akan membagi kisi-kisi UAS Ganjil T.P 2015-2016 Tingkat Satuan Pendidikan  SMA daerah kota Padang. Bagi yang membutuhkan silakan diunduh (download) dari link berikut!

Kisi-kisi UAS Fisika Semester ganjil t.p 2015-2016 Kurikulum 2013 :

  1. Kisi-kisi Fisika KELAS X k.13 smt ganjil tp 2015-2016
  2. KISI – KISI SMT GJL 2015 ok
  3. KISI – KISI UJIAN AKHIR SMT GANJIL KLS XII 2015 OKE

Kisi-kisi UAS Fisika Semester ganjil t.p 2015-2016 Kurikulum 2006 (KTSP) :

  1. KISI KISI SOAL Fisika kelas x KTSP SMT ganjil
  2. KISI KISI SOAL UAS FISIKA KELAS XI SMT GANJIL tp 2015-2016
  3. KISI KISI SOAL kelas xii KTSP smt ganjil t.p 2015-2016

Insyaallah kalau ada waktu akan dibagikan soal-soal prediksi.

Smoga bermanfaat!

 

Induksi Magnet


Medan Magnetik

Medan magnetik  didefinisikan sebagai ruangan  disekitar magnet yang apabila diletakkan kawat berarus atau partikel bermuatan listrik maka kawat berarus atau partikel bermuatan listrik tersebut akan mendapatkan gaya listrik/gaya lorentz. Hans Christian Oersted pada tahun 1820 menemukan bahwa arus listrik dalam sebuah kawat penghantar dapat menghasilkan efek magnetik. Efek magnetik yang ditimbulkan oleh arus tersebut dapat membelokkan arah jarum kompas.

Medan magnetik yang timbul akibat adanya arus listrik inilah yang disebut medan magnetik induksi. Medan magnetik induksi disimbolkan dengan huruf B dengan satuan weber/m2  atau Tesla. Medan magnetik merupakan besaran vektor. Arah medan magnetik induksi dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan seperti gambar  di samping.

Pada saat Hans Christian Oersted mengadakan percobaan untuk mengamati hubungan antara kelistrikan dan kemagnetan, ia belum sampai menghitung besarnya kuat medan magnet di suatu titik di sekitar kawat berarus. Perhitungan secara matematik baru dikemukakan oleh ilmuwan dari Prancis yaitu Jean Bastiste Biot dan Felix Savart. Berdasarkan hasil eksperimennya tentang pengamatan medan magnet di suatu titik P yang dipengaruhi oleh suatu kawat penghantar dl, yang dialiri arus listrik I diperoleh kesimpulan bahwa besarnya kuat medan magnet (yang kemudian disebut induksi magnet yang diberi lambang B) di titik P :

konsep biot-savart

 

  1. Berbanding lurus dengan kuat arus listrik (I).
  2. Berbanding lurus dengan panjang kawat (dl).
  3. Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara titik P
  4. ke elemen kawat penghantar (r).
  5. Sebanding dengan sinus sudut apit θ antara arah arus dengan garis hubung antara titik P ke elemen kawat penghantar.

Pernyataan tersebut dikenal dengan hukum Biot-Savart yang secara matematik dapat dinyatakan dalam persamaan :

b di sumbu lingkaran

Dengan  I menyatakan kuat arus listrik yang mengalir dalam kawat (A), dl menyatakan elemen kawat penghantar, r adalah jarak titik terhadap kawat (m), dB menyatakan kuat medan magnetik (Wb/m2),  dan  k  adalah suatu konstanta  yang memenuhi hubungan:

k dan mu

 

  1. Induksi Magnetik Disekitar Penghantar Lurus Berarus

a. Besar induksi magnetik pada suatu titik yang  berjarak a dari kawat lurus panjang tak berhingga berarus listrik. Dengan menggunakan Hukum Biot-Savart:

b di sumbu lingkaran rumus

b di sumbu lingkaran rumus2

b di sumbu lingkaran rumus3

b di sumbu lingkaran rumus4

2. Induksi Magnetik Disekitar Penghantar Melingkar

 Berasadarkan Hukum Biot-Savart kita tinjaulah gambar disamping, kawat melingkar dengan jejari a dan dialiri arus listrik i. Titik O adalah titik pusat linkaran dan titik P berada di sumbu lingkaran yang berjarak  b dari titik O. Arah medan  magnet di titik O sama dengan di titik P.

b disekitar kawat melingkar

Induksi magnetik arahnya tegak lurus terhadap r, apabila α adalah sudut apit antara r dengan sumbu lingkaran. Maka medan magnetik di titik P dapat diuraikan menjadi dua, yaitu yang sejajar dengan sumbu lingkaran sebesar dBP sin α dan tegak lurus sumbu lingkaran yaitu sebesar dBP cos α. Di mana bagian dBP cos α akan saling meniadakan dengan bagian yang ditimbulkan oleh elemen yang lain yang saling berseberangan, sehingga besarnya induksi magnetik di titik P tinggal bagian yang sejajar dengan sumbu lingkaran yaitu :

rumus b di sekitar kawat melingkar

rumus b di sekitar kawat melingkar 2

 

Listrik Statis-Hukum Coulomb


Assalamualaikum wr wb…

Selamat pagi semua!

Semoga dalam keadaan sehat semua!

Pada kesempatan kali ini, Saya akan membahas materi listrik statis. Mari kita mulai dari materi Hukum Coulomb!

LISTRIK STATIS

Silakan dibaca dan pahami materi berikut baik-baik!

       Listrik statis terjadi akibat interaksi antara partikel-partikel bermuatan listrik, elektron negatif, dan proton positif pada atom. Muatan listrik yang sejenis tolak-menolak, sedangkan muatan listrik tak sejenis tarik-menarik. Pada bab ini kita akan kembali mempelajari tentang listrik statis (elektrostatis) lebih lanjut mengenai hukum Coulomb, kuat medan, energi potensial dan potensial listrik, dan kapasitor.

Hukum Coulomb

Pada waktu cuaca mendung atau hujan, sering terjadi petir. Bagaimana petir terjadi? Petir merupakan loncatan muatan listrik akibat perbedaan potensial yang sangat besar dari awan ke bumi yang disertai energi yang sangat besar. Muatan listrik di awan merupakan muatan listrik statis. Bagaimana muatan itu terbentuk?

Pada tahun 1785, seorang ahli fisika Prancis bernama Charles Augustin de Coulomb melakukan penelitian mengenai gaya yang  ditimbulkan oleh  dua benda yang bermuatan listrik.  Berdasarkan penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa:

“Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik (yang kemudian disebut gaya Coulomb) berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.”

Jika dua benda berada di ruang vakum(hampa) bermuatan Q1 dan Q2 dan memiliki jarak antara keduanya r, seperti pada gambar berikut ini !

gbr 1 gaya coulomb

gbr 2

gbr 3

Contoh  1. Menentukan besar gaya Coulomb antara dua benda bermuatan listrik.

Dua buah muatan listrik masing-masing besarnya 3 × 10-6 C dan 6 × 10-6 C terpisah pada jarak 3 cm. Tentukan besarnya gaya listrik yang bekerja pada masing-masing muatan tersebut!

gbr 4. penyelesdaian contoh soal 1

gbr 5

Contoh 2 Menentukan Resultan Gaya Coulomb pada salah satu benda pada susunan benda bermuatan segaris

Tiga buah benda masing-masing bermuatan listrik sebesar  q1= 3 × 10-8 C,q2 = 2 × 10-8 C, dan q3 =- 6 × 10-8 C yang terletak dalam satu garis lurus seperti pada gambar di bawah, jika jarak r1 = 3 cm dan r2 = 6 cm. Tentukan besarnya gaya Coulomb yang dialami oleh benda bermuatan q3!

gbr 6

gbr 7

Contoh 3 Menentukan Resultan Gaya Coulomb pada salah satu benda pada susunan benda bermuatan tidak segaris.

Tiga benda bermuatan listrik q1=+4 μC  , q2=-1,5  μ C dan q3= +2× 10-5 Cberada pada titik sudut segitiga sama sisi dengan panjang sisi 3 dm seperti pada gambar di bawah. Hitunglah gaya coulomb (elektrostatis)yang bekerja pada benda bermuatan q3!

gbr 8

gbr 9 penyelesaian contoh 3

gbr 9 penyelesaian contoh 3 cara 2Soal Latihan 1

  1. Dua buah muatan listrik masing-masing q1 = +8 C dan  q2 = -12 C  terpisah pada jarak 10 cm. Tentukan berapa besarnya gaya Coulomb yang dialami oleh muatan q3 = +4 C yang terletak pada jarak 4 cm dari q1 dan 6 cm dari q2!
  2. Dua muatan listrik q1 = +4 x 108 C dan q2 = + 1 x 108 C terpisah pada jarak 12 cm. Tentukan di mana muatan q3 harus diletakkan agar gaya Coulomb pada muatan q3 sama dengan nol!
  3. Sebuah segitiga sama sisi ABC mempunyai panjang sisi 30 Apabila pada masing-masing titik sudut segitiga berturut-turut terdapat muatan listrik sebesar qA = -2 x 10-6 C, qB =+2 x 10-6  C, dan  qC = +3 x 10-6 C, tentukan besarnya gaya Coulomb pada titik sudut C!
  4. Dua buah muatan listrik masing-masing 30µC dan -30µC terpisah pada jarak 30 cm.

a. Tentukan besar dan arah gaya pada setiap muatan

b. Jika jaraknya dijadikan 60 cm, berapa besar gaya antar muatan tersebut sekarang?

5. Tiga buah partikel bermuatan listrik terdapat pada satu garis lurus, seperti tanpak pada gambar

gbr 10

Hitunglah gaya Coulomb pada muatan Q3 = 4 µC akibat dua muatan lainnya!

6. Dua muatan listrik q1 = +8 x 10-9 C dan q2 = + 16 x 10-9 Cterpisah pada jarak 12 cm. Tentukan di mana muatan q3harus diletakkan agar gaya Coulomb pada muatan q3sama dengan nol!

7. Sebuahsegitiga ABC siku-siku di A. Panjang sisi AB = 30 cm dan panjang sisi AC= 60 cm. Tiga buah muatan titik masing-masing 20 µC, 30 µC, dan 160 µC ditempatkan berturut-turut di titik A, B, dan C. Tentukanlah gaya yang dialami muatan listrik di titik A!

Demikian materi listrik statis saya bahas tentang gaya Coulomb.

Smoga Bermanfaat.

Fluida Dinamis untuk SMK


ModulFIS14FluidaDinamis

Fluida Statis untuk SMK


ModulFIS13FluidaStatis

Suhu dan Kalor untuk SMK


ModulFIS16SuhudanKalor

Fuida


Assalamualaikum wr wb….

Selamat siang semua…

Saya akan membagikan materi fluida untuk siswa SMA/MA/SMK.

Bagi  yang membutuhkan, silakan dowbload dari link berikut!

  1. FLUIDA STATIS DAN FLUIDA DINAMIS-CARI-ARNEL HENDRI
  2. FLUIDA STATIS DAN FLUIDA DINAMIS-SARWONO-ARNEL HENDRI
  3. FLUIDA STATIS DAN FLUIDA DINAMIS-BAMBANG H-ARNEL HENDRI

Semoga bermanfaat!

 

Suhu dan Kalor


Assalamulaikum wr wb..

Selamat siang semua…

Saya akan membagikan e-book materi Suhu dan Kalor untuk siswa SMAN/MA/SMK.

Silakan download dari link di bawah ini!

  1. SUHU DAN KALOR- AIP-ARNEL HENDRI
  2. SUHU DAN KALOR- KARYONO-ARNEL HENDRI

Demikian smoga bermanfaat!