Penilaian dan Kisi-kisi


Penilaian adalah kegiatan untuk mengetahui apakah suatu program telah berhasil dan efisien. Fungsi dan kegunaan dari penilaian adalah untuk mendapatkan umpan balik serta untuk pengambilan keputusan mengenai siswa, metode bahan pembelajaran dan program itu sendiri.

Jenis dan Bentuk penilaian ada 2 , yaitu :

  1. Penilaian kemajuan belajar adalah upaya pengumpulan informasi tentang kemajuan belajar siswa.
  1. Penilaian hasil belajar adalah upaya pengumpulan informasi untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan yang telah dicapai oleh siswa.

Pada penilaian hasil belajar terdapan pembobotan untuk pelajaran bahasa inggris yaitu : keterampilan membaca 40, menyimak 20, berbicara 20, menulis 20.

Prinsip-Prinsip dasar penulisan tes ada 3 yaitu : validity (sahih), reliability (handal), usability (kepraktisan)

Validity merupakan prinsip alat ukur yang mengukur apa yang harus diukur bukan yang lain. Arti kata hanya menggunakan 1 saja objek. Reading ya reading saja (content validity). Tampilan yang bagus juga mempengaruhi validity ( face validity), gaya tata bahasa pun ikut mempengaruhi validity ( construct validity).

Reliability ( handal) adalah alat ukur yang meliputi ketepatan/kecermatan dan kestabilan hasil belajar siswa. Jika diteskan pada kelas yang lain dengan waktu dan jumlah yang sama, maka kestabilan dari kelas ke kelas mempengaruhi reliability. Ada 2 macam reliability yaitu : relability internal ( tingkat homogenitas butir-butir soal sebuah tes baik dari segi tingkat kesukaran maupun bentuk soal/prosedur menjawabnya. reliability eksternal adalah tingkat skor yang sama yang dihasilkan dari penyajian sebuah tes kepada sekelompok siswa.

Usability (kepraktisan) adalah prinsip yang menyangkut kemudahan tes dalam penyelenggaraannya yang meliputi administrasi, peralatan, dll.

Kisi-Kisi

Kisi-kisi adalah suatu format yang memuat criteria tentang soal-soal yang diperlukan atau hendak disusun. Atau sebuah guide line about how to write a test. Kegunaan kisi-kisi adalah guide to write the text atau panduan untuk menulis soal. Syarat-syarat dari kisi-kisi adalah :

–          Dapat mewakili isi kurikulum secara tepat

–          Komponen-komponennya jelas dan mudah dipahami

–          Komponen-komponennya memuat semua segi yang diperlukan dan rinci

–          Dapat dipenuhi/ dilaksanakan soal-soalnya.

Kisi-kisi adalah suatu format berbentuk matriks yang memuat informasi untukdijadikan pedoman dalam menulis soal atau merakit soal menjadi tes. Penyusunankisi-kisi merupakan langkah penting yang harus dilakukan sebelum penulisan soal.Kisi-kisi disusun berdasarkan tujuan penggunaan tes. Dengan demikian dapatdiperoleh berbagai macam kisi-kisi. Kisi-kisi tes yang dimaksudkan untukmenyusun soal diagnosis kesukaran belajar peserta didik berbeda dengan kisi-kisites yang dimaksudkan untuk menyusun soal prestasi belajar. Kisi-kisi yangdimaksudkan untuk menyusun tes penempatan juga berbeda dengan kisi-kisi yangdimaksudkan untuk menyusun tes kompetisi. Kisi-kisi yang dimaksudkan untukmenyusun tes ulangan umum juga beerbeda dengan kisi-kisi yang digunakan untukmenyusun tes ujian akhir nasional. Hal yang harus diperhatikan adalah tidak adasatupun kisi-kisi yang dapat digunakan untuk semua tujuan semua tes.(Surapranata, 2005 : 50)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s